Pengalaman seseorang memang berbeda-beda , ada pengalaman pahit ada juga pengalaman yang menyenangkan, namun kita bisa mengambil makna atau pelajaran dari pengalaman yang kita lalui, orang bijak selalu berkata pengalaman adalah Guru terbaik bagi kita, ia selalu mengajari apapun tentang arti hidup ini, nah dengan pengalaman juga kita dapat mengukur sedalam mana ilmu pengetahuan yang kita miliki. Ane pengen ngebahas sedikit pengalaman ni , pada agan-agan semua , kita dapat mengklasifikasikan pengalaman kita atau mengelompokan pengalaman kita, kan bahasa agama juga menuliskan , segala sesuatu itu harus di catat karena manusia dekat sekali dengan yang namanya hilap, kemana-mana pasti hilap, atau pelupa, dengan mencatat itu akan meringankan beban otak kita untuk menampung semua itu.
bentuk pengalaman :
1. yang paling utama adalah pengalaman dengan keluarga
2. Pengalaman dengan teman-teman , termasuk pacar, sahabat sejati dll.
3. pengalaman bergaul di masyarakat, berorganisasi, Menjadi MC ( Master oF Ceremony ) dalam acara
masyarakat seperti dalam acara Maulid Nabi, atau acara 17 Agustusan
4. Pengalaman yang tidak menyenangkan ( terjatuh dari motor , ditabrak motor ) jangan sampai pengalaman
itu kena ke agan-agan
5. Pengalaman Pendidikan dari SD, SMP, SMA, S1 sampai Tingkat Prof.
Pengalaman dengan keluarga itu bermacam-macam , ada keluarga yang berekonomi menengah kebawah ada yang menengah ke atas, yang broken home, itu bisa menjadi pembentukan karakter pada keturunan mereka, karena mereka melihat keluarga mereka tidak harmonis ya, terpaksa mungkin mereka melampiaskan rasa sayang mereka ke hal-hal lain, ada yang ke hal negative ada yang ke hal positif itu semua tergantung dari pribadi mereka masing-masing serta pola fikir mereka, sejauh mana mereka bisa mengontrol antara hal yang baik dengan hal yang buruk. apa lagi kalau kita lihat di zaman sekarang ini jaman era tahun 2014 , banyak pemuda-pemudi indonesia yang lebih memilik bergaul menjadi anak-anak berandalan, moral anak-anak indonesia semakin merosot, karena begitu banyak faktor-faktor yang dapat menunjang itu semua.
salah satunya mungkin karena kekecewaan mereka pada orang tua, atau mereka ingin kesebut anak gaul, sungguh kita kalah jauh dengan negara-negara maju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar