Rabu, 04 Juni 2014

CAKUPAN MATERI MATEMATIKA KELAS 6

RUANG LINGKUP MATERI KELAS 6

Pengerjaan Hitung Bilangan Bulat

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung;
  2. menentukan FPB dari dua atau tiga bilangan;
  3. menentukan KPK dari dua atau tiga bilangan;dan
  4. melakukan pengerjaan hitung campuran.

Pengerjaan Hitung Bilangan

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menentukan bilangan hasil pangkat tiga (bilang-an kubik);
  2. menentukan akar pangkat tiga dari bilangan kubik;dan
  3. melakukan pengerjaan hitung bilangan dengan akar dan pangkat tiga.


Pengukuran

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menggunakan hubungan antarsatuan waktu;
  2. menggunakan hubungan antarsatuan luas;
  3. menggunakan hubungan antarsatuan volume;
  4. menggunakan hubungan antarsatuan kecepatan;
  5. menggunakan hubungan antarsatuan debit; dan
  6. melakukan pengerjaan hitung yang berhubung-an dengan debit.


Luas dan Volume

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menghitung luas bangun datar;
  2. menghitung luas segi banyak;
  3. menghitung luas gabung-an dua  bangun datar;dan
  4. menghitung volume prisma dan tabung.


Penyajian data

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. mengumpulkan data;
  2. membaca data yang disajikan dalam bentuk diagram garis, diagram batang, dan diagram lingkaran;
  3. menyajikan  data dalambentuk tabel; dan
  4. menafsirkan sajian data.


Pengerjaan Hitung bilangan pecahan

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menyederhanakan dan mengurutkan pecahan;
  2. mengubah bentuk pe-cahan;
  3. menentukan nilai pe-cahan dari suatu bilang-an atau kuantitas ter-tentu;
  4. melakukan operasi hitung yang melibatkan ber-bagai bentuk pecahan; dan
  5. memecahkan masalah perbandingan dan skala.


Bidang Koordinat

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. membuat denah letak benda;
  2. menentukan koordinat letak sebuah benda;
  3. menggambar letak titik pada bidang koordinat m Cartesius; dan
  4. menentukan pencermin-an pada bidang koordinat Cartesius.

Penyajian dan Pengolaan data

Dalam bab ini kamu akan mempelajari:

  1. menyajikan data dalam bentuk tabel, diagram garis, batang, dan lingkaran;
  2. menentukan nilai ter-tinggi dan terendah, rata-rata, median, serta modus dari suatu data; dan
  3. menafsirkan hasil peng-olahan data.

Selasa, 03 Juni 2014

Pelajaran #1 Kalimat Sempurna (الجُمْلَةُالمُفِيْدَةُ)

Kalimat sempurna adalah setiap lafadz yang terdiri dari dua kata atau lebih dan memberikan makna yang sempurna.
Misalnya :
  • Lafadz قَـامَ زَيْدٌ (Qooma Zaidun) = Zaid berdiri, terdiri dari dua kata dan memberikan makna yang sempurna, maka dinamakan kalimat sempurna.
    Contoh lainnnya :
Kalimat yang terdiri dari dua kata
البستـــــــــــان جميــــــــــــل kebun itu indah
اَلشّــــــــَمْشُ طَالِعَـــــــــةٌ matahari itu terbit
بَسِيْــــــــــــرُ السَّـــــــحَابُ Awan bergerak
يَنْقَطِــــــــعُ الْمَـــــــــطَرُ Hujan reda
Kalimat yang terdiri lebih dua kata
اَلطَــــــــائِرُ فَوْقَ الشَّجَــــــرَةِ Seekor burung di atas pohon
اَلْبُسْتـَـــــــا نِيُّ يَجْمَعُ الأزْهَـــــارُ Pekebun itu mengumpulkan bunga-bunga
يَفْتَـــــحُ مُحَمَّــــــــدٌ الْبَـــــــاب Muhammad membuka pintu
اَلْكَلْبُ يَجْـــــــرِى فِى الشَّــــــــارِعِ Anjing berlari di jalan
Contoh kalimat tak sempurna :
  • Lafadz أبو عَلِيٍّ (Abu ‘Aliyyin) = Bapaknya Ali …, terdiri dari dua kata, tapi tidak memberikan makna sempurna (tidak ada keterangan yang menjelaskan keadaan Bapak Ali), sehingga tidak dapat dikatakan kalimat sempurna, baru dikatakan kalimat sempurna jika lafadznya أبو عليٍّ مَريْضٌ (Abu ‘Aliyyin Mariidhun) = Bapaknya Ali sakit.
Intinya, kalau dalam bahasa indonesia kita mengenal SPOK, nah dalam bahasa arab jika sudah memenuhi unsur SP maka sudah dapat disebut kalimat sempurna, asalkan memiliki makna yang sempurna.

Pembagian Jumlah Mufidah Jumlah mufidah di dalam bahasa arab terbagi kepada dua:

  1. Jumlah Ismiyyah.
    Yaitu jumlah yang diawali dengan isim (Kata benda). Seperti:
      • أحَمدُ طالِبٌ (Ahmadu thoolibun) = Ahmad adalah seorang siswa. Jumlah (kalimat) tersebut diawali dengan أحمد sehingga dinamakan jumlah ismiyyah.
      • Demikian juga dengan kalimat زَيْـنَـبُ تَـكْتُـبُ رِسَـاَلةً (Zainabu taktubu risalaatan) = Zainab menulis sebuah surat.
  2. Jumlah Fi’liyyah.
    Yaitu jumlah yang diawali dengan fi’il (Kata Kerja). Seperti:
      • سَافَـرَ محمدٌ (Saafaro Muhammadun) = Muhammad berpergian. Jumlah (kalimat) tersebut diawali dengan سَافَـرَ (Saafaro), dimana سَافَـرَ merupakan fi’il, sehingga dinamakan jumlah fi’liyyah.
      • Demikian juga kalimat ضَرَبَ الوَلَدُ كَلْباً (Dhoroba al-waladu kalban) = Anak itu memukul seekor anjing
  3. Jumlah dengan kata yang tidak ada tanda isim dan fiilnya tetapi dapat dimengerti maknanya.

Bahasa Arab II : Kata (الكلمة)


Pelajaran #2 Kata (الكلمة)

Kata (dalam ilmu nahwu diistilahkan al-kalimah) terdiri dari 3 jenis.
1)     Isim (الإسم) = kata benda. Yaitu kata yang menunjukkan makna orang, hewan, tumbuh-tumbuhan, benda mati, tempat, waktu, atau kata benda abstrak. Contoh:
رَجُلٌ (rojulun) = seorang lelaki,
أَسَدٌ (asadun) = singa,
زَهْرَةٌ (zahrotun) = bunga,
قَمَرٌ (qomarun) = bulan,
القاَهِرَةُ (Alqoohiroh) = Kairo,
يَومٌ (yaumun) = hari,
اِسْتِقْلالٌ (istiqlaalun) = kemerdekaan.
Kita dapat mengenal isim pada kalimat dengan ciri-ciri berikut:
  • Berakhiran kasroh, seperti أنا في البَيْتِ, maka kata البيتِ adalah isim, sebab berakhiran kasroh.
  • Berakhiran tanwin, seperti رأيتُ رَجُلاً, maka kata رَجُلاً adalah isim, sebab berakhiran tanwin.
  • Diawali dengan alim lam, seperti الشمسُ شرقَتْ, maka kata الشمسُ adalah isim sebab diawali alim lam.
  • Di dahului huruf jar (kata depan), seperti نَظَرْتُ إلى السماء, karena إلى merupakan huruf jar, maka kata setelahnya yaitu السماء adalah isim.
2)     Fi’il (الفِعل) = kata kerja. Yaitu kata yang menunjukkan suatu makna yang berkaitan dengan waktu (lampau, sekarang, dan akan datang). Contoh:
كَتَبَ (kataba) = dia (lk) telah menulis.
يَكْتُبُ (yaktubu) = dia (lk) sedang/akan menulis.
3)     Huruf (الحرْفُ) = kata depan, kata penghubung, atau kata sambung. Yaitu kata yang tidak bisa dipahami maknanya kecuali jika disandingkan dengan kata lain. Contoh:
مِنْ (min) = dari,
إلى (ila) = ke,
فِي (fi) = di,
بِ (bi) = dengan,
وَ (wa) = dan,
أوْ (aw) = atau,
ثُمَّ (tsumma) = kemudian, dll.

Selasa, 27 Mei 2014

KUMPULAN INSPIRASI UNTUK HARI INI

Rangkuman point-point penting untuk di ingat dan nanti akan di bukukan yang didapat untuk inspirasi hari ini :
- OutDoor Educations ( membuat semenarik mungkin belajar di alam bebas disesuaikan dengan tema ) jadikan pelajaran nya bernuansa tematik dengan saling menyambungkan antara satu kejadian dengan kejadian lainnya sehingga pembelajaran menjadi menarik dan berkembang. ( inspirasi di dapat ketika hunting book in gramedia book store at cirebon ), hari minggu, 27 Mei 2014
- Untuk belajar bahasa , baik itu bahasa inggris , bahasa arab , bahasa apapun hal yang mungkin pertama dipelajari sebelum mempelajari Tata Bahasanya pasti wajib mempelajari Kosa kata yang menjadi pondasi utama dari belajar bahasa, untuk mempermudah gunakan metode asosiasi dengan cara di pelesetkan , kita ambil satu kata kusir, " kalau kusir itu yang ada dipantai bukan".  "itu pasir " pasir itu orang yang suka menerima pembayaran dari satu barang belian,"bukan?" , itu kasir , nah dengan cara seperti itu memudahkan kita untuk lebih banyak mengingat kosa-kata yang ingin kita hafal.
- Untuk mempelajari suatu bidang pelajaran , yang perlu kita pelajari di awal untuk perkenalan atau pemanasan ya tentu kita harus mempelajari istilah-istilah dalam bidang yang kita tempuh, ingat pelajari istilah-istilah " ibarat kita mempersiapkan perahu dan rute untuk mencari ikan"
- Bahasa Adalah pengantar segala Ilmu

Selasa, 13 Mei 2014

Pengalaman (Experience)

Pengalaman seseorang memang berbeda-beda , ada pengalaman pahit ada juga pengalaman yang menyenangkan, namun kita bisa mengambil makna atau pelajaran dari pengalaman yang kita lalui, orang bijak selalu berkata pengalaman adalah Guru terbaik bagi kita, ia selalu mengajari apapun tentang arti hidup ini, nah dengan pengalaman juga kita dapat mengukur sedalam mana ilmu pengetahuan yang kita miliki. Ane pengen ngebahas sedikit pengalaman ni , pada agan-agan semua , kita dapat mengklasifikasikan pengalaman kita atau mengelompokan pengalaman kita, kan bahasa agama juga menuliskan , segala sesuatu itu harus di catat karena manusia dekat sekali dengan yang namanya hilap, kemana-mana pasti hilap, atau pelupa, dengan mencatat itu akan meringankan beban otak kita untuk menampung semua itu.

bentuk pengalaman :
1. yang paling utama adalah pengalaman dengan keluarga 
2. Pengalaman dengan teman-teman , termasuk pacar, sahabat sejati dll.
3. pengalaman bergaul di masyarakat, berorganisasi, Menjadi MC ( Master oF Ceremony ) dalam acara
    masyarakat seperti dalam acara Maulid Nabi, atau acara 17 Agustusan 
4. Pengalaman yang tidak menyenangkan ( terjatuh dari motor , ditabrak motor ) jangan sampai pengalaman
    itu kena ke agan-agan
5. Pengalaman Pendidikan dari SD, SMP, SMA, S1 sampai Tingkat Prof.

Pengalaman dengan keluarga itu bermacam-macam , ada keluarga yang berekonomi menengah kebawah ada yang menengah ke atas, yang broken home, itu bisa menjadi pembentukan karakter pada keturunan mereka, karena mereka melihat keluarga mereka tidak harmonis ya, terpaksa mungkin mereka melampiaskan rasa sayang mereka ke hal-hal lain, ada yang ke hal negative ada yang ke hal positif itu semua tergantung dari pribadi mereka masing-masing serta pola fikir mereka, sejauh mana mereka bisa mengontrol antara hal yang baik dengan hal yang buruk. apa lagi kalau kita lihat di zaman sekarang ini jaman era tahun 2014 , banyak pemuda-pemudi indonesia yang lebih memilik bergaul menjadi anak-anak berandalan, moral anak-anak indonesia semakin merosot, karena begitu banyak faktor-faktor yang dapat menunjang itu semua.
salah satunya mungkin karena kekecewaan mereka pada orang tua, atau mereka ingin kesebut anak gaul, sungguh kita kalah jauh dengan negara-negara maju.

Minggu, 27 April 2014

Indahnya Berwisata sambil belajar


1. Talaga Remis

Talaga Remis adalah sebuah danau yang berlokasi di kaki gunung Ciremai.
Lokasi : Desa Kaduela, Kuningan, Kecamatan Mandirancan, berjarak kurang lebih sekitar 37 km dari pusat kota Kuningan.

2. Taman Wisata Alam Linggajati

Taman ini memiliki panorama alam yang indah dengan udara yang sejuk dan segar. Tidak jauh dari lokasi Taman Wisata Alam ini terdapat sebuah bangunan yang memiliki nilai sejarah, yaitu gedung tempat diadakannya perjanjian Linggarjati antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Belanda yang mempunyai sebuah daya tarik tersendiri. Di Taman ini Anda dapat Menikmati keindahan alam dan sekitarnya, Memancing, Berenang.

Lokasi : Desa Linggarjati Kec. Cilimus, Kab. Kuningan
3. Waduk Darma

Pemandangan yang ada di daerah ini yang sangatlah indah dengan didukung udaranya yang sejuk sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga pada hari libur atau waktu senggang lainnya.


Lokasi : Kec. Darma, 12 km dari Kota Kuningan ke arah Barat Daya, atau sekitar 37 km dari Kota Cirebon.
Telephone : (0232)8880193
4. Sumur Tujuh Cibulan

Di daerah ini terdapat tujuh sumur yang merupakan tempat patilasan Prabu Siliwangi yang digunakan untuk bersuci ketika bersemedi dan juga merupakan salah satu tempat bersejarah dalam penyebaran Islam di Kuningan melalui kegiatan para Wali Songo.
Lokasi : Desa Manis Kidul Kec. Jalaksana, 7 Km dari kota Kuningan ke arah Utara, atau sekitar 28 Km dari Kota Cirebon menuju Selatan. Telephone : (0232)614045
5. Taman Rekreasi Curug Sidomba

Air terjun curug Sidomba mempunyai ketinggian 3 m. Curug ini adalah salah satu curug buatan yang mengalir di tengah daerah ini. Airnya cukup jernih, dingin, dan segar, yang mengalir dari sumber mata air di Gunung Ciremai, serta bermacam jenis ikan yang hidup dalam air ini seperti ikan mas dan ikan Kancra Bodas.

Lokasi : Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana
Telephone : (0232)9144117 / (0232)613320
6. Sangkanhurip Alami
Lokasi : Jl.Pemandian Air Panas Sangkanhurip No.210, Desa Sangkanhurip, Kec.Cigandamekar
Telephone : ( 0232 )613142

7. Linggarjati Indah
Lokasi : Jl.Linggarjati No.04, Desa Linggasana, Kec.Cigandamekar - Kuningan
Telephone : ( 0232 )613188

8. Cigugur ( TNGC) 
Lokasi : Desa Cigugur, Kec.Cigugur - Kuningan

9. Balong Keramat Darmaloka 
Lokasi : Desa Darma, Kec.Darma - Kuningan

10. Balong Dalem (TNGC) 
Lokasi : Desa Babakanmulya, Kec.Jalaksana - Kuningan

11. Taman Reaksi Salsabila 
Lokasi : Jl.Panawuan No.2 Rt.01 Rw.01 Dusun01, Desa Panawuan, Kec.Cigandamekar, kab.Kuningan
Telephone : (0232)613732 / (0232)8617085

12. Buper Paniis / Singkup 
Lokasi : Desa Singkup, Kec.Pasawahan - Kuningan

13. Balong Kambang Pasawahan
Lokasi : Desa Pasawahan, Kec.Pasawahan

14. Situ Cicerem 
Lokasi : Desa kaduela, Kec. Pasawahan - Kuningan

15. Gedung Perundingan Linggajati ( Sejarah )
Lokasi : Jl. Naskah Linggajati Np.106 Linggajati, Kec. Cilimus - kuningan
Telephone. : (0232) 615379

16. Sitonjul 
Lokasi : Dusun kliwon & Manis, Desa Sangkanhurip Kec. Cigandamekar - Kuningan

17. Site Museum Taman Purbakala Cipari ( Sejarah ) 
Lokasi : Jl. Purbakala, Kelurahan Cipari, Kec. Cigugur - Kuningan
Telephone : (0232) 871378

18. Curug Bangkong 
Lokasi : Desa Kertawirama, Kec. Nusaherang - Kuningan

19. Curug Landung 
Lokasi : Desa Cisantana, Kec. Cigugur - Kuningan

20. Ciangir 
Lokasi : Desa Ciangir, Kec. Cibingbin - Kuningan

21. Pemandian Air Panas Subang 
Lokasi : Dusun Kliwon, Desa Subang, Kec. Subang - Kuningan

22. Kolam Renag Tirta Gunung Mas 
Lokasi : Jl.Luragung No. 5, Luragung - Kuningan
Telephone : (0232) 879988

23. Kolam Renag ABN 
Lokasi : Jl. Cihideung Girang, Desa. Cihideung Girang Kec. Cidahu - Kuningan
Telephone : (0232) 879765 atau (0232) 878689

24. Kolam Renag Sanggariang 
Lokasi : Jl. Siliwangi No.75, Kec. Purwawinagun - Kuningan
Telephone : (0232) 873210

25. Gua Maria Fatimah Sawer Rahmat 
Lokasi : Desa Cisantana, Kec. Cigugur - Kuningan
Telephone : (0232) 873210

26. Buper Palutungan ( TNGC )
Alamat : Desa Cisantana, Kec. Cigugur - Kuningan

27. Perkebunan Salak, Durian Dan Kuliner Bin Aman Agro 
Lokasi : Kampung Cibodas, Kec. Cipondok - Kuningan
Telephone : 081585919791

27. Gedung Marapat Lima (Bagian dari Cagar Budaya Nasional Paseban Tri Panca Tunggal) 
Lokasi : Jl. Sukamulya, Kec. Cigugur - Kuningan
Telephone. : (0232) 873351

29. Lemganh Cilengkrang
Lokasi : Desa Pajambin, Kec. Karamatmulya

30. Talaga Nilem
Lokasi : Desa Kaduela, Kec. Paswahan - Kuningan

31. Gua Indrakila
Lokasi : Jl. 11 April, Desa Karangkencana, Kec. Karangkencana - Kuningan

32. Curug Putri
Lokasi : Desa Cisantana, Kec. Cigugur - Kuningan

33. Pendakian Gunung Ciremai (jalur pendakian linggajati dan Palutungan) ( TNGC )
Lokasi : Desa Cisantana, Kec. Cigugur / Desa linggajati, Kec. Cilimus